Sebuah legenda tercetak di tahun 2002, tatkala penonton film Indonesia
sedang lesu-lesunya. Film arahan Rudi Soedjarwo yang menceritakan
kisah cinta fase putih abu-abu ini
mencetak 2,5 juta penonton pada kala itu. Peristiwa fenomenal ini menjadikan
Ada Apa Dengan Cinta? --yang berkisah seputar cinta sepasang sejoli --ini diagung-agungkan
oleh banyak pihak. Tak hanya menjadikannya sebagai sebuah prasasti pencetak
sejarah, tetapi juga sebagai pijakan lahirnya budaya pop baru yang memberikan
influensi yang besar terhadap kontruksi kisah cinta putih abu-abu kala itu.
Minggu, 15 Mei 2016
Rabu, 11 Mei 2016
CAPTAIN AMERICA : CIVIL WAR (2016) REVIEW : Highest Point in Marvel Cinematic Universe
Pertarungan sengit antar manusia super termahsyur bukan hanya milik DC Extended Universe saja. Di tahun yang
sama, Marvel Cinematic Universe pun
mengeluarkan salah satu movie event terbesar
yang akan dirasakan oleh penontonnya. Menetapkan 6 Mei 2016 untuk rilis secara
besar di US, sebenarnya Captain America :
Civil War akan berhadapan langsung dengan Batman V Superman : Dawn of Justice. Sayangnya, Batman V Superman :
Dawn of Justice memilih untuk memindahkan jadwalnya ke bulan maret.
Selasa, 19 April 2016
THE DIVERGENT SERIES : ALLEGIANT (2016) REVIEW : The Lowest Point of This Franchise
Dan sekali lagi, buku-buku kategori young-adult menjadi sebuah tren yang cukup gemilang di tangga box
office. Tetapi, lambat laun hype film
adaptasi dari buku-buku young-adult semakin menurun. Hal itu terlihat ketika
bagian final dari Mockingjay tak memiliki hasil opening yang memuaskan,
meskipun masih berada di atas rata-rata. Menjadikan seri terakhir di adaptasi
buku kategori young-adult adalah sebuah tren baru untuk meningkatkan
keuntungan. Dan buku dari Veronica Roth juga mendapatkan perlakuan yang sama
untuk adaptasi buku terakhir dari seri Divergent.
Senin, 28 Maret 2016
BATMAN V SUPERMAN : DAWN OF JUSTICE (2016) REVIEW : The Wasted 151 Minutes

Benang merah yang porak poranda di setiap film-film adaptasi DC Comics
menjadi sebuah keputusan bagi Warner Bros untuk membuat ulang setiap filmnya.
Sehingga, Warner Bros akan memiliki satu franchise
superheroes besar yang akan disajikan kepada penontonnya di setiap tahun.
Banyak sekali film-film DC yang tak memiliki respon yang baik. Dan Warner Bros memulai line up baru dari
karakter-karakter manusia super DC Comics
dari tahun 2013.
COMIC 8 : CASINO KINGS PART 2 (2016) REVIEW : Next Chapter With The King
Comic 8 bisa menjadi sebuah
set up franchise besar milik perfilman Indonesia. Di setiap filmnya pun tak
pernah yang tak bisa menggaet penonton hingga angka satu juta penonton. Casino
Kings yang telah dirilis pada saat lebaran tahun lalu dibagi menjadi dua bagian
yang digadang memiliki kerumitan plot yang tak bisa dijelaskan secara utuh ke
dalam satu film. Anggy Umbara memutuskan untuk membagi filmnya menjadi dua
bagian yang dirilis di bulan Maret tahun ini.
Langganan:
Postingan (Atom)