Kamis, 18 Februari 2016

ARUL'S MOVIE REVIEW BLOG'S CHOICE : 12 Film Indonesia Terbaik 2015


2015 sudah berakhir. Ya, mungkin saya terkesan sangat terlambat untuk menerbitkan pos film-film terbaik di tahun ini. Karena kesibukan yang cukup padat dan baru sempat memiliki waktu luang untuk menyortir siapa saja yang berhak mendapatkan posisi-posisi teratas dalam daftar film terbaik tahun lalu. Maka, berikut ini adalah daftar 12 Film Indonesia Terbaik di tahun 2015.
 
Sebelum menyebutkan 12 besar dari Film Indonesia terbaik, maka saya perlu menyebutkan beberapa film yang mendapatkan sorotan hanya saja harus tersingkir jika dibandingkan dengan 12 film lainnya.

GURU BANGSA : TJOKROAMINOTO (Director : Garin Nugroho)
DOEA TANDA CINTA (Director : Rick Soerafani)
NADA UNTUK ASA (Director : Charles Gozali)


12. NEGERI VAN ORANJE (Director : Endri Pelita)
Kisah cinta dan persahabatan 5 insan manusia ini memang masih belum sempurna. Tetapi, ada rasa menyenangkan dan hangat yang coba ditawarkan lewat film ini beserta panorama indah negeri Belanda. 


11. COMIC 8 : CASINO KINGS PART 1 (Director : Anggy Umbara)
Mungkin, saya memang tak terlalu suka dengan predesesornya, tetapi Casino Kings Part 1 membuat saya menyukai franchise menjanjkan ini. Penuh dengan teka-teki yang membuat penontonnya ingin mengikuti hingga akhir. And well, I cant wait for the Part 2



10. NGENEST THE MOVIE (Director : Ernest Prakasa)
Sebuah komedi romansa yang hangat, membuat tertawa, dan memilki hati. Ernest Prakasa jelas berpotensi untuk mengarahkan proyek-proyek film lainnya. Ngenest The Movie adalah sebuah debut yang menjanjikan darinya. 


9. 2014 : SIAPA DI ATAS PRESIDEN? (Director : Rahabi Mandra)
Sangat jarang adanya sebuah film dengan genre thriller-politik di dalam perfilman Indonesia. Dan Rahabi Mandra berusaha untuk membuat film ini. Meski sempat tertunda perilisannya, tetapi 2014 : Siapa Di Atas Presiden? Ini masih sangat relevan dengan keadaan politik saat ini. 

8.  BULAN DI ATAS KUBURAN (Director : Edo W. F. Sitanggang)
Sebuah remake dari film indonesia lama dengan judul sama. Bulan Di Atas Kuburan memiliki sebuah drama kontemplasi indah tentang beberapa hal. Sebuah refleksi jujur akan budaya dan mimpi seseorang. 


7. BADOET (Director : Awi Suryadi)
Sangat rindu sekali akan adanya sebuah film horor Indonesia yang berkualitas. Dan di tahun lalu, dari tangan Awi Suryadi lahirlah film horor berkualitas yang mampu meneror penontonnya. Badoet berhasil menjadi sajian film horor yang menyeramkan. 


6. SINGLE (Director : Raditya Dika)
Sebuah komedi romansa yang sangat megah dan spektakuler. Meski masih terasa tak sempurna, tetapi usaha Raditya Dika untuk menjadikan film Single ini menjadi menyenangkan sangat berhasil. Dan Raditya Dika berusaha belajar dari kesalahan-kesalahannya. 


5. HIJAB (Director : Hanung Bramantyo)
Setelah bermain di zona amannya membuat film yang komersil, kali ini Hanung Bramantyo kembali ke jalurnya yang dulu. Hijab adalah sebuah komedi tragedi yang satir dan penuh dengan sindiran-sindiran tajam yang sangat menyenangkan. 


4. KAPAN KAWIN? (Director : Ody C. Harahap)
Memiliki premis yang ringan dan sederhana, tetapi Ody C. Harahap berhasil menjadikan Kapan Kawin? sebagai sebuah film rom-com Indonesia yang memiliki penampilan sangat prima. Pun, berkat duet maut dari Adinia Wirasti dan Reza Rahadian yang juga sangat memiliki chemistry kuat.


3. NAY (Director : Djenar Maesa Ayu)
Memang akan terasa membosankan karena film Nay hanya memiliki satu setting tempat selama 80 menit filmnya. Tetapi, Djenar Maesa Ayu berhasil mengangkat isu-isu sensitif dan tabu ke dalam sebuah film monolog yang sangat indah dan kuat.


2. MENCARI HILAL (Director : Ismail Basbeth)
Sebuah drama religius yang tak terjebak menjadi sebuah sajian yang generik. Dan Ismail Basbeth tahu benar untuk membuat film Mencari Hilal menjadi sebuah film religi pencarian jati diri yang begitu hangat dan menyentuh terutama di bagian ending. Jelas, Mencari Hilal adalah sebuah film yang langka dan indah. 


1.    FILOSOFI KOPI THE MOVIE (Director : Angga Dwimas Sasongko)
Maka jatuh hati saya kepada film tentang kopi arahan dari Angga Dwimas Sasongko yang diadaptasi dari cerita pendek miliki Dewi Lestari. Filosofi Kopi The Movie tak hanya menjadi sebuah film tentang kopi tetapi juga tentang sebuah kehidupan dan idealisme seseorang. Banyak sekali aspek-aspek yang menjadi kekuatan film ini mulai dari pengarahan, naskah, dan juga jajaran aktor dan aktris utamanya di dalam film ini.

Maka, selesai sudah tugas saya untuk memberikan daftar 12 Film Indonesia Terbaik menurut Arul’s Movie Review Blog. Mungkin ada yang setuju dan tidak dengan list yang saya berikan. Jika ada yang berbeda, mari bagikan film indonesia menurut kalian dalam kolom komentar di bawah.

1 komentar: