Tampilkan postingan dengan label 3.5 stars. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3.5 stars. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 Februari 2023
Minggu, 17 Oktober 2021
Senin, 24 September 2018
Jumat, 01 Juni 2018
Senin, 07 Mei 2018
Senin, 26 Maret 2018
Senin, 19 Maret 2018
Senin, 21 Agustus 2017
Sabtu, 13 Mei 2017
Kamis, 28 Juli 2016
BANGKIT! (2016) REVIEW : Pionir Genre Baru di Perfilman Indonesia

Genre perfilman Indonesia akhir-akhir ini pun semakin berwarna. Mulai
dari drama, komedi, hingga film aksi mulai sering dibuat oleh film-film
Indonesia. Hingga pada akhirnya, Oreima Films dan juga Kaninga Pictures
berusaha untuk memberikan sebuah genre baru di perfilman Indonesia untuk
mewarnai keragaman di dalamnya. Muncullah sebuah ide untuk membuat sebuah disaster movie yang mungkin sudah bukan
hal baru di industri perfilman Hollywood.
Selasa, 26 Juli 2016
SABTU BERSAMA BAPAK (2016) REVIEW : Problematika Sebuah film Adaptasi

Sabtu Bersama
Bapak adalah sebuah novel fiksi yang ditulis oleh Adhitya Mulya. Bukunya
telah sukses menjadi bacaan favorit dan terjual di mana-mana. Lantas, tak salah
pula jika pada akhirnya rumah produksi dan sutradara tertarik untuk
mejadikannya sebuah film berdurasi panjang yang tayang di layar perak.
Sutradara yang tertarik untuk mengangkat buku ini menjadi sebuah film adalah
Monty Tiwa yang sudah terbiasa terjun dengan tema-tema keluarga seperti ini.
Jumat, 22 Juli 2016
JILBAB TRAVELER : LOVE SPARKS IN KOREA (2016) REVIEW : Kisah Cinta Segitiga Yang Syar’i

Membuat sebuah film dengan tema religi dengan tempelan atribut-atribut
keagamaan tentu secara tidak langsung telah menentukan segmentasinya sendiri.
Di Indonesia, dengan mayoritas penduduknya yang beragama Islam, film dengan
menempelkan atribut islami menjadi salah satu film yang akan mendatangkan animo
masyarakat yang besar. Hal itu sudah terbukti lewat beberapa film dengan genre seperti ini yang sudah menang banyak dalam
merebut jumlah penontonnya.
Sabtu, 11 Juni 2016
MY STUPID BOSS (2016) REVIEW : Sketsa Komedi Adaptasi

Film komedi menjadi salah satu genre film yang riskan untuk dibuat.
Hal itu dikarenakan sebuah film tak bisa memberikan generalisasi selera humor
penonton yang disampaikan di dalam filmnya. Sehingga, perlu taktik untuk
–setidaknya –menarik minat penonton untuk menyaksikan film tersebut. Dan My
Stupid Boss yang dinaungi oleh Falcon Pictures memiliki cara untuk memberikan
teaser menarik dan berhasil memberikan daya tarik bagi penontonnya.
Senin, 18 Januari 2016
NGENEST THE MOVIE (2015) REVIEW : Drama Satir Isu Sensitif
Para komedian indonesia yang sedang naik daun berusaha keras untuk
masuk ke dalam ranah perfilman. Bisa dianggap, mereka mencoba untuk memperluas
jaringan dan kompetensi mereka untuk menghibur para penonton. Raditya Dika
adalah contoh sukses seorang komedian yang berhasil memperluas bidangnya ke
dalam ranah perfilman Indonesia. Tak satupun dari karya milik Raditya Dika yang
tak menembus angka fantastis. Jelas, langkah ini cukup menjanjikan untuk para
komedian lainnya yang ingin lebih lagi.
Kamis, 14 Januari 2016
NEGERI VAN ORANJE (2015) REVIEW : Kisah Kasih Di Negeri Orang
Dengan setting luar negeri, biasanya para rumah produksi menyatakan
eksklusifitas akan film yang digarapnya. Alih-alih mereka menggunakan konten
dalam filmnya sebagai kekuatan, terlalu banyak rumah
produksi yang hanya modal setting luar negeri pun mereka menjadikannya sebagai
kekuatan utama dari sebuah film. Bahkan tiga film yang rilis pada Desember 2015
lalu, mereka menggunakan setting luar negeri sebagai kekuatan penjualan dari
filmnya.
Minggu, 01 November 2015
GOOSEBUMPS (2015) REVIEW : New Takes From R.L. Stine Books
Menjadi
salah satu penulis termahsur di eranya, R.L. Stine menuliskan cerita misteri
pengantar tidur untuk anak-anak, Goosebumps.
Karya milik R.L. Stine ini memiliki beberapa seri yang berbeda di setiap
bukunya. Pun, buku milik R.L. Stine ini pernah diangkat menjadi sebuah serial
televisi di tahun 1995. Karyanya yang tak pernah lekang oleh waktu ini
dimanfaatkan oleh Sony Pictures untuk
diangkat menjadi sebuah film layar lebar di tahun 2015 ini.
Kamis, 23 Juli 2015
COMIC 8 : CASINO KINGS PART 1 (2014) : Kepingan Teka-teki Bagian Pertama
Setelah menjadi yang terlaris di tahun 2014, Comic 8 jelas akan
menjadi sebuah film aksi komedi yang banyak diperbincangkan banyak orang. Meski
pun, kehadirannya menimbulkan dua kubu yang berbeda tetapi tak disangsikan lagi
bahwa Comic 8 menjadi salah satu film blockbuster
milik Indonesia yang akan ditunggu penontonnya. Terlebih, film ini sudah di-set memiliki sekuel yang telah di-tease pada akhir film pertama.
Senin, 23 Maret 2015
THE SPONGEBOB MOVIE : SPONGE OUT OF WATER (2015) REVIEW : Act Dumb, Think Smart [With 3D Review]

Sponge Bob Square Pants, makhluk dari spons yang hidup di Bikini
Bottom lebih dulu hadir lewat serial kartunnya dari tahun 1999. Sponge Bob pun
semakin diidolakan oleh anak-anak pada masa itu dan masih menyapa hingga
sekarang di suatu stasiun televisi. Tak salah, jika Sponge Bob menjadi satu
ikon anak-anak yang sebenarnya memiliki selera humor yang berbeda dari serial
animasi lainnya. Pun pernah hadir dalam format layar lebar di tahun 2004.
Selasa, 10 Februari 2015
PROJECT ALMANAC (2015) REVIEW : Time Travel With Teenager’s Rules

Film bertema found footage atau mockumentary biasa digunakan untuk
presentasi sebuah film horor. Tetapi, juga ada banyak genre-genre lain yang
menggunakan format ini untuk mengantarkan cerita film mereka. Untuk film
bertema Science Fiction bisa dikenal lewat film Cloverfield dan yang paling
baru adalah Chronicle arahan Josh Trank. Tema mockumentary semakin digemari dan
menjanjikan di Industri perfilman Hollywood.
Jumat, 16 Januari 2015
TAKEN 3 (2015) REVIEW : Season Finale of Kidnapping Bryan Mills’s Famiy Member

“I will find you, and I will kill you” line ini sangat menempel di
pikiran penontonnya lewat karakter Bryan Mills lewat seri-seri Taken. Karakter
fiktif hasil pemikiran Luc Besson ini memang mendapat perhatian lewat film
aksinya yang menegangkan di film pertama. Dengan adanya Hype yang besar, Taken
2 muncul tahun di 2012. Dihadirkan kembali 3 tahun setelahnya lewat Taken 3.
Ya, tahun ini Taken kembali hadir menyapa penontonnya dan digadang-gadang seri
ketiganya ini adalah penutup dari seri Taken.
Langganan:
Postingan (Atom)







