Tampilkan postingan dengan label Raditya Dika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Raditya Dika. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2017

HANGOUT (2016) REVIEW : Zona Baru Raditya Dika dengan Cara Lama


Nama Raditya Dika yang sudah menjadi sebuah brand tersendiri di Indonesia, lantas membuat para rumah produksi sudah mulai percaya dengan kinerjanya. Setelah proyek Koala Kumal bersama Starvision Plus, di tahun ini pula Raditya Dika bekerja sama dengan Rapi Films untuk merilis sebuah karya baru yang ditulis dan juga diarahkan oleh dirinya sendiri. Proyeknya kali ini berusaha berbeda dengan apa yang sudah dikerjakan sebelumnya.

Kamis, 28 Juli 2016

KOALA KUMAL (2016) REVIEW : Komedi Problematika Remaja Dengan Cara Lebih Dewasa


Raditya Dika sepertinya telah menjadi sebuah brand di kalangan perfilman Indonesia. Filmnya laris manis dan selalu memasuki tangga perolehan penonton terbanyak. Seperti tahun lalu, filmnya berjudul Single menjadi film terlaris nomor dua dengan perolehan 1,2 juta penonton. Lambat laun, permintaan atas film-film karya Raditya Dika pun bertambah. Sehingga, film-film yang digarap olehnya akan dinantikan oleh banyak penonton.

Kamis, 14 Januari 2016

SINGLE (2015) REVIEW : Komedi Megah Tahun Ini


Tak habisnya di setiap tahun Raditya Dika bertemu dengan para penggemarnya lewat film yang ia buat. Dan tak pernah mati, film-film Raditya Dika selalu berada di angka yang cukup fantastis dalam raihan penonton. Faktor kepiawaiannya dalam memberikan canda tawa kepada penggemarnya yang membuat film-filmnya laris manis di pasaran. Sehingga, tak salah jika Raditya Dika bisa menjadi sebuah brand  dalam perfilman Indonesia.

Kamis, 18 September 2014

MALAM MINGGU MIKO MOVIE (2014) REVIEW : Old Template, New Title



Diangkat dari sebuah Web Series yang secara tak sengaja menjadi sebuah hits di kalangan remaja. Yang pada awalnya seri ini dirilis secara periodik lewat situs Youtube. Malam Minggu Miko, sebuah web series yang dibuat oleh Raditya Dika yang juga salah satu dari penulis serta Comic ternama di Indonesia. Di versi layar lebarnya kali ini, Raditya Dika juga berkesempatan untuk mengarahkan serta menulis langsung skenario film ini. 

Sabtu, 10 Mei 2014

MARMUT MERAH JAMBU (2014) REVIEW : ASAM MANIS CINTA PERTAMA


Raditya Dika dan film-film adaptasi dari novelnya adalah formula mudah untuk mendapatkan banyak sekali penonton di setiap filmnya. Tahun 2013 lalu, Raditya Dika sudah menghiasi layar bioskop dengan 3 film yang dibintangi langsung olehnya. Tentu saja, 3 film itu mendapat andil dalam 10 film Indonesia terlaris dengan jumlah penonton berjumlah ratusan ribu. Dan dengan bekal larisnya film-film miliknya, di tahun 2014 ini Raditya Dika pun berusaha untuk menyutradarai sendiri film-film yang dibintanginya.

Selasa, 15 Oktober 2013

REVIEW - MANUSIA SETENGAH SALMON

Raditya Dika tahun ini sedang dalam masa produktif. 2 Film miliknya di rilis pada tahun bersamaan. Ada Cinta Brontosaurus dan juga Cinta Dalam Kardus yang sudah menghiasi layar lebar.  Dan di tahun ini pula, buku milik Raditya Dika juga di adaptasi menjadi sebuah film. Manusia Setengah Salmon, di sutradarai oleh anak buah dari Fajar Nugros yaitu Herdanius Larobu.

Rabu, 19 Juni 2013

REVIEW - Cinta Dalam Kardus

Tahun ini, Raditya Dika terlihat sangat produktif. Cinta Brontosaurus pun berhasil meraup 800 ribu penonton Indonesia. Hype film ini pun sangat besar. Cinta Brontosaurus sukses secara finansial meskipun cerita masih kurang sana-sini. Tetapi di tahun ini, Raditya Dika pun merilis film keduanya yaitu Cinta Dalam Kardus yang mengambil tokoh dengan benang merah di Tv Seri nya yaitu Malam Minggu Miko. Cinta Dalam Kardus pun katanya akan digarap lebih eksperimental ketimbang film terdahulunya bersama dengan Salman Aristo sebagai Sutradara. 


Jumat, 10 Mei 2013

REVIEW - Cinta Brontosaurus

Raditya Dika novelis terkenal yang juga buku-bukunya bisa dikategorikan best seller. Buku-buku nya mengambil genre komedi tentang dirinya. Dia pun mempunyai fans yang cukup banyak karena buku-buku nya yang cukup membuat tertawa. Setelah buku pertamanya Kambing Jantan di angkat menjadi sebuah Film. Kali ini, giliran buku kedua miliknya. Cinta Brontosaurus pun diangkat ke layar lebar dan digarap oleh Fajar Nugros dan naskah langsung yang ditulis oleh Raditya Dika.