Tampilkan postingan dengan label film indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film indonesia. Tampilkan semua postingan
Senin, 02 Januari 2023
Jumat, 23 September 2022
Sabtu, 15 Januari 2022
Selasa, 31 Desember 2019
Minggu, 16 Juni 2019
Rabu, 12 Juni 2019
Selasa, 05 Maret 2019
Selasa, 16 Oktober 2018
Kamis, 28 Juni 2018
Senin, 28 Mei 2018
Minggu, 13 Mei 2018
Senin, 11 Desember 2017
Minggu, 14 Februari 2016
AACH... AKU JATUH CINTA (2016) REVIEW : Kekacauan Indah Sebuah Puisi Visual

Februari telah datang. Muda dan
mudi akan menyelenggarakan sebuah selebrasi cinta besar-besaran di dua minggu
pertama. Tentu, euforia akan selebrasi cinta megah di penjuru dunia ini akan
dirasakan oleh sejuta umat. Bukan hanya pasangan yang sedang dimabuk cinta, pun
juga dirasakan oleh sineas-sineas untuk ikut serta meramaikan hari kasih sayang
ini. Dan dengan cara memberikan tontonan romansa cinta itulah, para sineas
berkontribusi menyemarakkan hari kasih sayang ini.
Selasa, 09 Februari 2016
SITI (2015) REVIEW : Sebuah Paradoks Isu Strata Sosial

Ada beberapa film yang sedang berusaha untuk memberikan pengakuan
terhadap kaum wanita yang masih juga dicap sebagai kaum marjinal –kaum yang
tersingkirkan. Dengan isu-isu seperti ini, film akan dikemas se-unik mungkin
agar bisa menarik perhatian–secara konten dan visual –dari pemerhati film di
beberapa festival. Meskipun, pendekatan yang dilakukan oleh pembuat film jenis
seperti ini masih menggunakan pendekatan arthouse
yang serupa.
Kamis, 09 April 2015
FILOSOFI KOPI (2015) REVIEW : Refleksi Dalam Secangkir Kopi

Seperti tak akan ada habisnya, adaptasi dari karya legendari milik
Dewi Lestari kembali mewarnai perfilman Indonesia. Supernova : Ksatria, Putri,
dan Bintang Jatuh baru saja menyapa penontonnya di akhir tahun 2014 lalu dengan
adaptasi yang masih kacau balau. Maka, kali ini giliran buku kumpulan cerita
pendek milik Dewi Lestari, Filosofi Kopi, mendapatkan perhatian dari salah satu
sineas Indonesia untuk dijadikan sebagai sebuah gambar bergerak.
Minggu, 11 Januari 2015
ARUL MOVIE REVIEW BLOG-WRITER'S CHOICE : 13 Film Indonesia Terbaik Tahun 2014
Tahun 2014 adalah tahun yang
menyenangkan bagi perfilman Indonesia. Film Indonesia memiliki genre yang
semakin beragam. Tetapi, bukan berarti dengan semakin beragamnya genre di
film-film Indonesia membuat perubahan yang signifikan dalam kuantitas
penontonnya. Hanya beberapa film saja yang berhasil menembus perolehan angka
satu juta penonton. Dan itu terjadi dalam film-film di awal tahun.
Selasa, 21 Oktober 2014
3 NAFAS LIKAS (2014) REVIEW : Siapa itu Likas ?

Tak henti-hentinya para sineas Indonesia menggarap film biopik untuk
meramaikan perfilman Indonesia. Mulai dari para petinggi negeri, tokoh-tokoh
agama, hingga sosok menginspirasi yang berhasil menitih karir from zero to
hero. Tema biopik ini memang bisa dibilang sukses untuk menarik perhatian
penontonnya. Sehingga tak salah, jika para sineas Indonesia mulai
berlomba-lomba untuk mengangkat sosok-sosok penting di dalam negeri untuk
diadaptasi ke layar lebar.
Selasa, 14 Oktober 2014
STRAWBERRY SURPRISE (2014) REVIEW : Analogi Cinta dan Stroberi

Jatuh cinta, siapa yang tak pernah merasakan indahnya jatuh cinta?
Banyak sekali cerita cinta yang divisualkan untuk film layar lebar. Mulai dari
cinta bertepuk sebelah tangan, orang ketiga, dan beberapa konflik cinta yang
lainnya yang dekat dengan kehidupan insan manusia sehari-hari. Sineas Indonesia
pun juga banyak yang menawarkan film bertema cinta. Beberapa judul film pun
mengusung tema cinta dengan konfliknya yang berbeda.
Sabtu, 27 September 2014
TABULA RASA (2014) REVIEW : ‘Makanan’ Sederhana, Kaya ‘Rasa’
Di masa sekarang, kuliner menjadi tren di social media Instagram.
Fenomena food porn tentu menarik perhatian banyak orang. Tak terkecuali para
sineas untuk menjadikan tren tersebut menjadi hal produktif. Coba kita ingat
lagi, sudah berapa film indonesia yang mengangkat kuliner sebagai dasar
ceritanya? Brownies, Saus Kacang, dan yang paling baru adalah Madre. Sebuah
masakan dijadikan medium untuk menjalankan cerita dari film tersebut.
Minggu, 22 Juni 2014
CAHAYA DARI TIMUR – BETA MALUKU (2014) REVIEW : BOLA DAN ISU LAINNYA

Lagi-lagi film bertema olahraga mewarnai perfilman Indonesia. Setelah
Mari Lari garapan Delon Tio ini sukses memberikan sajian film yang menarik
dengan sentuhan cerita memacu motivasi dan menyentuh. Kali ini, film dengan tema
Olahraga sekali lagi diangkat menjadi feature film dan Sepak Bola lagi-lagi
memiliki intrik menarik untuk diangkat.
Langganan:
Postingan (Atom)