
Tampilkan postingan dengan label 1 stars. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1 stars. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 September 2018
Senin, 02 Juli 2018
Senin, 15 Januari 2018
Senin, 11 Desember 2017
Jumat, 30 Juni 2017
Sabtu, 18 Juni 2016
TEENAGE MUTANT NINJA TURTLES : OUT OF THE SHADOWS (2016) REVIEW : The New Sequel, The Old Mistakes

Akan sangat mudah mendapat lampu hijau untuk mendapatkan jatah
memiliki sekuel bagi film-film yang secara kuantitas sukses mengumpulkan jumlah
angka yang fantastis. Dan hal itu akan menjadi suatu kebiasaan yang terjadi di
rumah produksi manapun dan lumrah terjadi. Teenage Mutant Ninja Turtles sebagai
contohnya, film adaptasi dari komik ini berhasil mendapatkan perolehan Box
Office yang memuaskan dengan budget yang sedikit. Di bawah naungan Michael Bay,
Teenage Mutant Ninja Turtles jelas memiliki jalan yang mudah untuk memperoleh
lampu hijau itu.
Selasa, 19 April 2016
THE DIVERGENT SERIES : ALLEGIANT (2016) REVIEW : The Lowest Point of This Franchise
Dan sekali lagi, buku-buku kategori young-adult menjadi sebuah tren yang cukup gemilang di tangga box
office. Tetapi, lambat laun hype film
adaptasi dari buku-buku young-adult semakin menurun. Hal itu terlihat ketika
bagian final dari Mockingjay tak memiliki hasil opening yang memuaskan,
meskipun masih berada di atas rata-rata. Menjadikan seri terakhir di adaptasi
buku kategori young-adult adalah sebuah tren baru untuk meningkatkan
keuntungan. Dan buku dari Veronica Roth juga mendapatkan perlakuan yang sama
untuk adaptasi buku terakhir dari seri Divergent.
Rabu, 08 Juli 2015
TERMINATOR GENISYS (2015) REVIEW : They Are (Better) Not Totally Back

Di tahun 2015 ini, banyak sekali para sineas yang kembali menghadirkan
film-film lama untuk mengusik memori penontonnya untuk sekedar bernostalgia.
Pun, juga menjadi ajang mengenalkan kembali beberapa film yang pernah mashyur
di zamannya kepada penonton-penonton baru. Film-film legendaris kembali hadir
dengan beberapa upgrade agar bisa
bersaing mengikuti perkembangan zaman
yang sudah moderen ini.
Minggu, 07 Juni 2015
INSIDIOUS CHAPTER 3 (2015) REVIEW : The Laziest Chapter Begins

Setelah berhasil mengeruk keuntungan dan mencari penggemar setia dari
sebuah film, jelas seorang sutradara atau produser tak mau kehilangan mata
pencaharian mereka. Salah satunya adalah franchise film horor, Insidious. Kedua
filmnya sukses mendapatkan keuntungan berkali lipat dari budget yang sudah
dipakai. Sayangnya, jilid kedua dari Insidious tak bisa menuai kritik positif
dari para pecinta film atau kritikus film. Tak berhenti karena kritik negatif,
Insidious tetap melanjutkan serinya.
Jumat, 30 Januari 2015
SEVENTH SON (2015) REVIEW : The New (Failed) Universe

Menjadi salah satu proyek mega besar, Seventh Son adalah film yang
diangkat novel yang tak seberapa populer, The Spook’s Apprentice. Film ini
memiliki mega budget dengan garis bawah, bahwa film ini sering mengalami banyak
sekali hambatan dalam proses produksi. Legendary Pictures yang membawahi ini
pun sempat putus asa untuk melanjutkan film ini yang akan membuat biaya semakin
bengkak. Alhasil, film ini pun mengalami pergeseran tanggal tayang di tahun
2014. Tetapi, akhirnya mengalami kemunduran lagi dan rilis di awal 2015.
Selasa, 20 Agustus 2013
REVIEW - LA TAHZAN
Tahun ini bisa dibilang Film
Indonesia sangatlah beragam. Maka di bulan ini, ada banyak judul film yang di
rilis oleh para sineas Indonesia. Maka
di Lebaran kali ini, Film Indonesia pun meramaikan seluruh bioskop tanah air.
Salah satunya adalah La Tahzan yang juga dirilis berbarengan dengan 2 film
Indonesia lainnya.
Rabu, 07 Agustus 2013
REVIEW - MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH
Soraya Intercine Films memang ditahun ini sedang dalam masa produktivitas yang cukup tinggi. Mungkin karena kesuksesan yang pernah diraih oleh film fenomenalnya yaitu 5 Cm. Meskipun hype yang dibangun cukup tinggi tetapi kualitas pun masih berada dibawah. Maka tahun ini, 2 Film Soraya Intercine Films memberikan sumbangsih untuk perfilman nasional. Salah satunya adalah Moga Bunda Disayang Allah yang diangkat dari novel milik Tere Liye yang menyadur kisah populer Helen Keller.

Langganan:
Postingan (Atom)


