Tampilkan postingan dengan label march. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label march. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Maret 2022
Kamis, 11 Maret 2021
Sabtu, 07 Maret 2020
Selasa, 26 Maret 2019
Minggu, 24 Maret 2019
Minggu, 03 Maret 2019
Rabu, 21 Maret 2018
Sabtu, 08 April 2017
Kamis, 23 Maret 2017
Selasa, 19 April 2016
THE DIVERGENT SERIES : ALLEGIANT (2016) REVIEW : The Lowest Point of This Franchise
Dan sekali lagi, buku-buku kategori young-adult menjadi sebuah tren yang cukup gemilang di tangga box
office. Tetapi, lambat laun hype film
adaptasi dari buku-buku young-adult semakin menurun. Hal itu terlihat ketika
bagian final dari Mockingjay tak memiliki hasil opening yang memuaskan,
meskipun masih berada di atas rata-rata. Menjadikan seri terakhir di adaptasi
buku kategori young-adult adalah sebuah tren baru untuk meningkatkan
keuntungan. Dan buku dari Veronica Roth juga mendapatkan perlakuan yang sama
untuk adaptasi buku terakhir dari seri Divergent.
Senin, 28 Maret 2016
BATMAN V SUPERMAN : DAWN OF JUSTICE (2016) REVIEW : The Wasted 151 Minutes

Benang merah yang porak poranda di setiap film-film adaptasi DC Comics
menjadi sebuah keputusan bagi Warner Bros untuk membuat ulang setiap filmnya.
Sehingga, Warner Bros akan memiliki satu franchise
superheroes besar yang akan disajikan kepada penontonnya di setiap tahun.
Banyak sekali film-film DC yang tak memiliki respon yang baik. Dan Warner Bros memulai line up baru dari
karakter-karakter manusia super DC Comics
dari tahun 2013.
Jumat, 04 Maret 2016
ROOM (2015) REVIEW : Wide Perspective In A Small Room

Siapa yang bisa menggambarkan secara detil dan mendeskripsikan dunia
mereka? Tak ada yang bisa. Setiap manusia pun hanya terbatas pada sebuah
regional tertentu untuk dapat mewakili deskripsi tentang dunia mereka. Itu pun
mereka harus melakukan sebuah pemahaman tentang bagaimana dunia mereka
terbentuk lewat proses kesepakatan bersama. Hal itu dilakukan agar setiap
individu dapat memiliki perspektif yang sama mengenai dunia di wilayah yang
mereka huni.
Senin, 23 Maret 2015
THE DIVERGENT SERIES : INSURGENT (2015) REVIEW : Bigger Visual, Sacrificing Other Element

Tak perlu khawatir, film dengan embel-embel adaptasi buku best seller
tahun ini akan semakin banyak. Terutama pada buku dengan genre young-adult yang
sebenarnya memiliki formula yang sama dari satu buku ke buku yang lain. Seri
penutup The Hunger Games, babak kedua
dari The Maze Runner, dan masih
banyak lagi buku-buku young adult
meski bukan tema dystopian yang diangkat ke dalam sebuah gambar bergerak.
Sabtu, 21 Maret 2015
CINDERELLA (2015) REVIEW : Old-Fashioned Fairy Tale Without Lose it Magic

Dongeng sebelum tidur kembali dihadirkan di zaman yang sudah serba modern. Sesuatu hal yang menyenangkan
ketika akhirnya anak-anak di era ini kembali merasakan dan mengetahui cerita
indah di negeri dongeng ini. Tetapi, sayangnya, dongeng-dongeng itu mengalami
beberapa perubahan agar bisa mendapatkan pasar yang lebih besar dan lebih universal. Cerita-cerita usang itu entah
diceritakan dengan adanya pendewasaan karakter, lebih gelap, atau ingin membuat
dongeng tersebut memiliki cerita yang lebih multidimensional daripada
sebelumnya.
Senin, 16 Maret 2015
CHAPPIE (2015) REVIEW : Crappie Things with Big Message
Neil Blomkamp sempat membuat karya sensasional untuk debut
pengarahannya. District 9, karya pertama miliknya mampu tembus Best Picture
pada perhelatan penghargaan film terbesar, Academy Awards di tahun 2010. Berselang
4 tahun, Elysium rilis dan mendapatkan mixed reviews dari para kritikus dan
juga para penikmat film. Maka, 2015 ini Neil Blomkamp kembali hadir menyapa
penonton bioskop dengan film terbarunya.
Minggu, 08 Maret 2015
FOCUS (2015) REVIEW : They Losin’ it Focus.
Melakukan pekerjaan penuh trik atau tipuan akan sangat riskan jika
trik tersebut sudah basi. Begitu pun di dalam sebuah film, trik atau tipuan
akan menjadi sebuah premis yang menyenangkan dengan dukungan packaging yang
baik. Glenn Ficarra dan John Requa mencoba menggunakan trik dan tipuan dalam
mencuri sebagai dasar cerita di film terbarunya berjudul, Focus. Dengan Will
Smith dan Margot Robbie yang digunakan sebagai pelakon utamanya.
Sabtu, 29 Maret 2014
THE RAID 2 : BERANDAL (2014) REVIEW : NEXT ROUND OF VIOLENCE

Siapa yang tidak ingat dengan The Raid? Satu film produk dalam negeri
yang berhasil mencuri perhatian kalangan internasional. Menduduki posisi 11 di Box
Office US dan mendapatkan pujian oleh kritikus internasional. The Raid pun
menjadi satu film martial arts dari
Indonesia yang patut diapresiasi lebih. Gareth Evans, sang sutradara menggarap
sebuah sekuel untuk The Raid. Dengan jangka waktu 2 tahun, sekuel ini berjudul
The Raid 2 : Berandal dan dirilis pada tahun 2014.
Jumat, 21 Maret 2014
DIVERGENT (2014) REVIEW : BEATRICE PRIOR AND HER LIFE CHOICE

Lagi dan lagi, sebuah novel yang diadaptasi untuk divisualisasikan
menjadi kumpulan gambar bergerak dan menerjemahkan kata demi kata, kalimat demi
kalimat dari sebuah novel. Buku-buku young-adult memang selalu menjadi
sasasran, terutama jika buku itu memiliki satu premis menarik dan juga
bestseller. Setelah seri The Twilight Saga yang sukses secara besar-besaran
terutama di segi finansial, para rumah produksi Hollywood pun mengikuti rumus
yang sama untuk mendapatkan keuntungan yang besar di industri perfilman.
Minggu, 16 Maret 2014
NEED FOR SPEED (2014) REVIEW : RACE AND SPORT CARS'S SHOWROOM [WITH 3D REVIEW]

Mobil-mobil mewah, balapan liar, formual yang sepertinya sudah pernah
ditemui di satu franchise Fast &
Furious. Setelah Fast & Furious mulai
memperpanjang serinya hingga seri nomor tujuh yang terpaksa diundur tahun
depan, maka satu film dengan formula (yang hampir) sama dengan franchise
tersebut diangkat ke permukaan. Adaptasi dari permainan virtual terkenal, Need
For Speed hadir dengan berbagai tentang balapan mobil yang ditawarkan.
Sabtu, 15 Maret 2014
HER (2013) REVIEW : I LOVE YOU, OPERATING SYSTEM

Cinta. Satu tema yang
banyak diangkat dalam ragam versi. Mulai dari drama cinta menye-menye hingga
cerita cinta dibalut dengan unsur manis dan pintar. Mulai dari yang bertemakan
cinta monyet ala remaja hingga cinta sejati sampai ajal memisahkan. Cinta
memang satu bahasa yang universal untuk mewakili perasaan kasih sayang yang
lebih kepada seseorang. Tetapi, di dalam sebuah film, Drama Cinta ini masih
merupakan satu tema yang tersegmentasi di banyak kalangan.
Langganan:
Postingan (Atom)





